Aktivitas caving atau menyusuri goa memang sedang diminati saat ini. Caving dilakukan bukan hanya untuk melepas penat, aktivitas ini juga dikenal menantang dan cukup menguras tenaga sehingga sangat disukai para anak muda yang menyukai petualangan. Salah satu daerah yang direkomendasikan untuk melakukan wisata menyusuri goa adalah kawasan Gunungkidul, Jogjakarta. Di kawasan Gunungkidul yang dikenal dengan keeksotikan tempat wisatanya ini kini terdapat sebuah objek wisata baru untuk aktivitas caving yang dapat memicu adrenalin anda yaitu Goa senen.

Goa Senen terletak di daerah Girisubo yang memiliki pemandangan stalakmit dan stalaktit yang luar biasa. Medan penyusuran goa ini juga cukup dibilang terjal karena goa Senen merupakan goa vertikal yang penyusurannya menggunakan teknik rappeling dan SRT (single rope technique) yang menantang.

Source by: Jogjadventuretrip
Source by: Jogjadventuretrip

Cara Menuju Goa Senen

Goa yang terletak di kawasan Gunungkidul ini memerlukan waktu tempuh yakni 2 jam perjalanan untuk mencapainya dari titik awal pusat kita Jogjakarta. Kemudian anda perlu menyusuri huta Tepus yang tetaknya tak jauh dari pantai siung. Karena transportasi untuk menuju Goa Senen ini masih minim jadi para pengunjung hanya dapat menuju lokasi ini dengan kendaraan pribadi sampai area persawahan, lalu kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 500 meter hingga sampai ke mulut goa. Untuk merasaka sensasi memasuki goa vertikal ini beramai-ramai dan menambah kenalan baru anda juga dapat mengikuti tur yang disediakan oleh agen travel dan pemandu wisata yang menuntun anda untuk menyusuri goa Senen ini.

Asal Mula Goa Senen

Nama goa senen sendiri berasal dari menurut warga sekitar berasal dari asal-usul hari senin. Namun ada pula cerita mengenai Sunan Kalijaga yang singgah di Gunung Batur yang berdekatan dengan Goa Senen ini. Kemudian Sunan Kalijaga menjadikan goa ini sebagai tempat olah kanuragan atau berlatih bela diri dan melakukan petapaan yang juga turun menurun ke para murid-muridnya.

Baca Juga:  Embung Nglanggeran, Pesona Keindahan Dibalik Sumber Kehidupan
Source by: lorojiwo-idiotsm
Source by: lorojiwo-idiotsm

Daratan Gunungkidul merupakan daratan yang pada mulanya berada di dasar laut dan mengalami pergeseran lempengan akibat aktivitas alam lebih dari 20 juta tahun. Pergeseran lempengan yang terjadi terus menerus ini akhirnya membuat daratan Gunun Kidul terangkat dari dasar laut dan menciptakan ukiran-ukiran alam alami dengan pesona yang melekat. Karena aktifitas itu pula kawasan Gunungkidul dikenal dengan banyaknya bebatuan kapur putih yang menjulang atau karst yang menjadi ciri khasnya. Kemudian tumpukan batu kapur ini mengalami peleburan seiring dengan berjalannya waktu dan adanya reaksi dari pengikisan kapur akibat campuran air hujan serta karbon di udara menciptakan rongga alami yang indah pada tumpukan bebatuan ini. Rongga-rongga tersebut lama-kelamaan akhirnya membentuk lubang besar yang dapat digunakan untuk menyusuri goa tersembunyi di dalamnya, termasuk goa vertikal yakni Goa Senen.

Aktifitas di Goa Senen

Goa Senen, caving asik di goa vertikal merupakan suatu aktifitas menantang yang dapat dilakukan di goa ini. Dengan menyusuri goa vertikal ini anda akan diajak untuk memasuki goa dengan cara rappeling atau menuruni goa yang memiliki kedalaman hingga 10 meter hingga sampai ke dasar goa layaknya perut bumi yang memancarkan misteri.

Source by: mundooz
Source by: mundooz

Hingga sampai ke dasar goa anda akan disajikan ukiran-ukiran stalakmit dan stalaktit yang luar biasa indah. Ukiran stalagmit dan stalaktit ini juga semakin terlihat dramatis dan menakjubkan ketika cahaya matahari masuk melalui lubang goa vertikal yang akhirnya menciptakan pantulan warna keemasan pada bagian goa yang gelap. Goa ini memang tidak terlalu luas yakni hanya sekitar 250m. Di dalam goa ini anda akan merasakan sensasi kedamaian dan mensyukuri ciptaan Tuhan yang luar biasa indahnya ini. Jangan lupa pula untuk mengabadikan perjalanan luar biasa anda dengan kamera yang anda bawa. Beberapa spot yang sangat disukai adalah di dekat mulut goa dan di tengah-tengah goa. Anda juga dapat menaiki tumpukan bebatuan stalagmit untuk menambahkan kesan  epic pada hasil foto anda.

Baca Juga:  Menikmati Indahnya Air Terjun Sri Gethuk Gunung Kidul

Selain itu anda juga perlu membawa beberapa persediaan makanan kecil atau minuman untuk mengisi tenanga kembali sebelum melakukan teknik SRT (single rope technique) untuk kembali ke luar goa. Bawalah sampah sisa kemasan makanan dan minuman yang anda bawa ketika pergi meninggalkan goa dan pastikan kondisi badan anda prima agar aktivitas anda di Goa Senen, caving asik di goa vertikal tidak terganggu dan menjadi berkesan.