Melihat Koleksi Museum Dirgantara Yogyakarta

bagian depan museum dirgantara

Museum Dirgantara adalah satu dari beberapa museum yang dapat Anda kunjungi di Yogyakarta. Dibandingkan dengan museum-museum lain, mungkin Museum Dirgantara jauh lebih menarik. Di museum ini Anda dapat melihat benda-benda bersejarah dari TNI-AU, seperti foto, patung tokoh-tokoh TNI-AU, pakaian dinas TNI-AU, dan diorama. Di museum ini juga terdapat koleksi persenjataan, dan perlengkapan seperti radio pamancar, radar, dan sebagainya. Letak Museum Dirgantara tidak jauh dari pusat kota Yogyakarta. Museum ini terletak di sebelah timur jembatan layang Janti. Jika Anda ingin berkunjung kesana menggunakan kendaraan umum, Anda dapat naik bus Transjogja rute 1A atau 1B. Kemudian, Anda turun di halte Janti yang letaknya dibawah jembatan layang. Dari halte bus Transjogja ini Anda dapat naik becak sampai ke Museum Dirgantara. Anda juga dapat berjalan kaki kesana, hanya saja mungkin cukup melelahkan, terutama jika Anda datang di siang hari, karena jaraknya sekitar 500 meter.

Museum Dirgantara adalah obyek wisata yang sangat cocok untuk dikunjungi bersama anak-anak. Disana, mereka dapat melihat banyak hal yang menarik, dan belajar banyak hal, seperti sejarah perjuangan bangsa Indonesia, dan peranan TNI-AU dalam perjuangan tersebut. Saat tiba di Museum Dirgantara, Anda akan melihat berbagai jenis pesawat yang dipajang di halaman museum ini. Selain pesawat tempur, ada juga pesawat angkut. Tiket untuk masuk ke museum ini sangat murah. Anda harus membayar sebesar Rp. 3.000,- saja per orang. Saat Anda masuk ke dalam gedung museum, Anda akan menjumpai empat patung tokoh TNI-AU, yaitu Marsekal Muda Anumerta Abdul Halim Perdanakusuma, Mersekal Muda Anumerta Agustinus Adisutjipto, Marsekal Muda Anumerta Prof. Dr. Abdulrachman Saleh, dan Marsekal Muda Anumerta Iswahjudi. Keempat tokoh ini adalah pahlawan nasional, dan nama mereka telah diabadikan menjadi nama-nama bandar udara.

Di Museum Dirgantara, ada beberapa ruangan yang masing-masing menyajikan koleksi yang menarik. Ruangan yang biasanya dapat membuat para pengunjung berdecak kagum adalah ruangan yang berisi Alutsista (Alat Utama Sistem Senjata). Di Ruangan Alutsista ini, terdapat senjata jarak jauh dan radar pemantau wilayah udara. Di ruangan ini juga terdapat model mesin-mesin pesawat. Di Ruangan Alutsista ada puluhan pesawat buatan Eropa, Amerika, hingga buatan dalam negeri. Salah satu koleksi paling bersejarah yang ada di Museum Dirgantara adalah replika pesawat C-47 Dakota yang pada tanggal 29 Juli 1947 oleh Belanda ditembak jatuh di daerah Ngoto, Bantul.

Museum Dirgantara buka setiap hari. Pada hari Minggu sampai dengan Kamis, museum ini buka jam 08.00 sampai dengan jam 13.00. Sedangkan pada hari Jumat dan Sabtu, museum ini buka dari jam 08.00 sampai dengan jam 12.00. Museum Dirgantara tutup pada hari Senin dan setiap hari libur nasional.

(Images : goblokku.wordpress.com | droppedbox.wordpress.com | yogyakarta.panduanwisata.com | banggawisatalokal.blogspot.com )

Berikut ini adalah video Museum Dirgantara Yogyakarta:

Berikut ini adalah peta Museum Dirgantara Yogyakarta:


View Larger Map

Tags Populer:

museum dirgantara yogyakarta,museum dirgantara,museum dirgantara jogja,musium dirgantara,letak museum dirgantara,koleksi museum dirgantara,musium dirgantara jogja,musium dirgantara yogyakarta,alamat museum dirgantara yogyakarta,museum pesawat