Mengunjungi Kota Tua di Kotagede

kota tua kotagede

Di Yogyakarta ada banyak sekali obyek wisata yang menarik, baik itu wisata alam, wisata belanja, ataupun yang lainnya. Jadi, apapun minat/hobi Anda, Anda pasti akan betah disana. Jika Anda menyukai arsitektur tua, Anda dapat berkunjung ke Kota Tua di Kotagede. Disana Anda dapat melihat banyak bangunan-bangunan tua yang bersejarah. Arah menuju ke Kotagede samasekali tidak membingungkan. Jika Anda datang dari arah bandara, Anda tinggal belok ke kiri (ke arah selatan) di pertigaan Janti, masuk ke ring road. Kemudian, saat Anda sampai di perempatan, anda harus berbelok ke kanan, keluar dari ring road. Ikutilah jalan tersebut, melewati JEC, dan Anda akan sampai di sebuah perempatan yang apabila Anda belok ke kanan, Anda akan sampai di kebun binatang Gembira Loka. Tapi tentunya, Anda tidak belok ke kanan, melainkan lurus terus, dan Anda akan sampai di Kotagede.

Saat memasuki daerah Kotagede, Anda akan merasakan suasana yang berbeda. Disana, Anda akan menemukan banyak bangunan tua, sehingga seakan-akan Anda telah masuk kedalam lorong waktu dan berada di tahun 1700 an. Jadi, tidak heran jika daerah ini disebut dengan Kota Tua. Di daerah Kotagede, ada sekitar 170 bangunan kuno yang dibangun antara tahun 1700 sampai dengan 1930 an. Dulunya, Kotagede merupakan ibukota kerajaan Mataram Islam yang berkuasa di hampir seluruh Pulau Jawa. Pada masa pemerintahan Sultan Agung Hanyokrokusumo, kerajaan Mataram Islam ini mengalami perkembangan yang sangat pesat. Sayangnya, kerajaan ini kemudian mengalami konflik yang mengakibatkan perpecahan.

Beberapa tempat menarik yang dapat Anda kunjungi di Kotagede antara lain adalah reruntuhan tembok benteng, makam para pendiri kerajaan Mataram Islam, Masjid Agung Kotagede, Sendang Saliran, dan Pasar Gede, atau yang sering disebut Sargede. Sendang Saliran adalah tempat yang tidak boleh Anda lewatkan saat Anda sedang berada di Kotagede. Tempat ini konon dibuat oleh Panembahan Senopati dan Ki Ageng Mataram. Sendang Saliran terbagi menjadi 2 bagian. Satu tempat untuk pengunjung laki-laki, dan satu tempat untuk pengunjung perempuan. Dulu, didalam sendang tersebut dipelihara ikan lele dan kura-kura. Ada baiknya jika Anda juga tidak melewatkan Masjid Agung Kotagede saat Anda berkunjung ke Kota Tua. Arsitektur masjid ini sangat menarik, karena menggabungkan antara arsitektur Budha dan Hindu.

Selain memiliki bangunan-bangunan dengan nilai sejarah yang tinggi, Kotagede juga merupakan sentra kerajinan perak. Disana, Anda dapat menemukan banyak toko-toko yang menjual kerajinan perak. Ada banyak yang hanya berupa kios kecil, dan ada beberapa yang berupa toko besar dengan area parkir yang luas. Kerajinan perak yang dijual di Kotagede sangat beragam. Ada yang berupa cincin, kalung, gelang, dan masih banyak lagi. Selain berbelanja, Anda juga dapat melihat kegiatan para pengrajin yang sedang membuat berbagai macam kerajinan dari perak.

(Images : kompas.com | www.matatita.com | shetyawan.blogspot.com)

Video Tentang Kotagede:

Tags Populer:

wisata kota gede,wisata kotagede,kota tua jogjakarta,kota tua jogja,kotagede jogja,kota tua yogyakarta,kota gede jogja,bangunan tua di jogja,bangunan tua jogja,gedung tua di jogja