gumuk-pasir-parangkusumo

Pantai Parangtritis adalah salah satu pantai di sekitar Yogyakarta yang sangat terkenal. Setiap hari, pantai yang jaraknya sekitar 25 km dari kota Yogyakarta ini dipenuhi pengunjung yang datang dari berbagai kota untuk menikmati keindahan pemandangan disana. Tapi sebenarnya, keindahan pemandangan pantai bukanlah satu-satunya daya tarik Pantai Parangtritis. Di sebelah barat Pantai Parangtritis, terdapat gumuk pasir (padang pasir). Mungkin bagi orang awam, keberadaan hamparan pasir di dekat pantai bukanlah sesuatu yang mengherankan. Padahal, gumuk pasir Parangtritis/Parangkusumo ini sangat unik, karena terbentuk di daerah yang curah hujannya tinggi. Bahkan, menurut data yang ada, gumuk pasir ini merupakan satu-satunya gumuk pasir di Asia Tenggara. Jadi, gumuk pasir ini sangat istimewa bukan?

Gumuk pasir Parangtritis/Parangkusumo terbentuk melalui proses yang memakan waktu ribuan tahun. Pasir yang ada di gumuk pasir tersebut sebenarnya berasal dari material vulkanik Gunung Merapi. Material vulanik gunung api ini terbawa arus sungai Progo dan sungai Opak sampai ke muara. Kemudian, ombak samudera menghantamnya hingga ke daratan. Gumuk pasir ini sangat mudah untuk dijangkau. Gumuk pasir ini terletak di jalur yang menghubungkan antara Pantai Parangtritis dengan Pantai Depok. Letak gumuk pasir ini tepat di sebelah barat tempat manasik haji. Jika Anda mengunjungi gumuk pasir Parantritis/Parangkusumo, Anda dapat memarkir kendaraan Anda di pinggir jalan. Apabila Anda ingin merasa lebih tenang dan aman, Anda juga dapat memarkir kendaraan Anda di warung-warung disana yang menyediakan jasa parkir.

Waktu yang paling baik untuk mengunjungi gumuk pasir ini adalah pada waktu pagi atau sore hari. Pada waktu-waktu ini, Anda dapat dengan jelas melihat pola guratan hitam yang mirip dengan aliran air pada bukit-bukit di gumuk pasir tersebut. Bukit-bukit di gumuk pasir ini memiliki tipe yang berbeda-beda. Ada yang bertipe lingkaran, tapal kuda, parabola, dan sebagainya. Ini benar-benar mengagumkan, mengingat semuanya terbentuk secara alami.

Baca Juga:  Pantai Watu Karung Pacitan

Gumuk pasir Parangtritis/Parangkusumo sering digunakan untuk tempat penelitian. Karena pemandangannya yang unik, tempat ini juga sering digunakan oleh para fotografer untuk tempat pengambilan gambar foto model, foto pre-wedding, dan sebagainya. Bahkan, gumuk pasir  Parangtritis/Parangkusumo juga sering digunakan untuk tempat syuting film, baik film berskala lokal, maupun film berskala internasional. Sayangnya, saat ini sebagian kawasan gumuk pasir ini telah ditanami pohon cemara udang. Jadi, pemandangan di kawasan yang telah ditanami pohon tersebut menjadi sedikit aneh. Selain itu, menurut para ahli, hal ini dapat mengancam keberadaan gumuk pasir tersebut.

(Images : www.belantaraindonesia.org )

Lokasi & Harga Tiket Masuk Gumuk Pasir

Lokasi Gumuk ini bisa anda tempuh lewat jalan yang sama dengan jalan yang dilewati jika ingin berkunjung ke Pantai Parangtritis. Namun akan lebih mudah jika anda lewat Pantai Depok, tepat sebelum gerbang Retribusi Pantai Parangtritis belok kanan, lalu ikuti saja jalan tersebut hingga bertemu pintu Retribusi Pantai Depok. Tepat sebelum memasuki Pantai Depok ambil jalan ke Timur (Belok Kiri). Di jalan penghubung antara pantai Depok dan Parangtritis ini lah terdapat Gumuk Pasir (Sebelah Utara Jalan). Tiket masuk ke Gumuk Pasir Gratis hanya saja anda perlu membayar Retribusi memasuki area Pantai sebesar Rp 5.000

Peta Gumuk Pasir

Tags Populer:

gumuk pasir parangtritis,gumuk pasir,padang pasir di jogja,gurun pasir parangkusumo,gumuk pasir jogja,padang pasir jogja,gumuk pasir yogyakarta,gunung pasir parangkusumo,gumuk pasir parangkusumo yogyakarta,gurun pasir di jogja